Higuain Incar Scudetto Dengan Napoli
Tetapi dapat sedikit dimengerti karena Mertens dan Gabbiadini sebelumnya sempat bergelut dengan luka, hingga belum temukan menit bermain yang konstan di Serie A 2015/2016. Sementara ada permasalahan aneh berperforma Callejon. Dianya tidak cetak 1 gol dan asist dari 17 pertandingan Serie A 2015/2016. Tetapi dia cetak 5 gol dan tiga asist dari 6 laga Liga Europa musim ini.
Higuain dan Insigne makin lama akan labil. Higuain Incar Scudetto Dengan Napoli mulai cari akal bagaimana untuk hentikan ke-2 pemain itu. Bila usaha pengamanan itu bekerja, karena itu Insigne dan Higuain akan kesusahan cetak gol. Pasti hal tersebut adalah peluang yang baik untuk memperoleh point menantang Napoli.
Atalanta nyaris dapat memperolehnya pada laga tempo hari, Minggu (20/12), di Stadion Atleti Azzurri d'Italia. Higuain baru dapat cetak 2 gol di set ke-2 , hingga Napoli bisa memenangi pertandingan dengan score 3-1. Tetapi pada dasarnya, Napoli bisa menghasilkan gol sepanjang Higuain atau Insigne bermain. Coba pikirkan bagaimana bila salah satunya di antara mereka memperoleh luka dalam kurun waktu dekat? Apa lagi Insigne mempunyai kisah luka ACL yang membuat mangkir lama pada musim kemarin.
"Ini laga yang penting. King88bet kita memenangi scudetto? Kita berharap demikian!" tegas Higuain saat diwawancara selesai laga menantang Atalanta, d ikutip dari Football-Italia. enampilan keren Napoli di gelaran Serie A musim ini tidak dapat dilepaskan dari figur Gonzalo Higuain. Gelontoran golnya yang telah capai 26 gol dari 28 performa, menunjukkan bekas striker Real Madrid itu adalah striker kelas atas.
Higuain bicara semacam itu karena king88bet login alternatif akan kehadirannya. Tetapi kedalaman scuad adalah faktor penting pada pemburuan Scudetto. Mempunyai pemain yang berbeda cetak gol adalah sisi penting dari hal itu. Kemungkinan tersebut argumen khusus Juventus dan Internazionale Milan dilihat sebagai favorite juara scudetto musim ini. Atas dasar tersebut Callejon, Mertens, Gabbiadini, Hamsik, dan Allan harus bersatu menolong dua "rekanan spesial" mereka. Pada kondisi semacam ini, kadangkala perputaran yang sudah dilakukan Rafael Benitez sepanjang dua musim kemarin sedikit dikangenin beberapa simpatisan Napoli.