Keanehan Di Awal Karier Junior Guardado
Di sekolah tinggi Atlas, kemajuan Guardado pun jalan dengan aneh. Sejumlah pemain yang lebih bagus darinya. Namun itu malahan membuat dapat main, sebab sejumlah pemain yang lebih bagus di sekolah tinggi setelah itu dipublikasikan ke Agen Slot Terpercaya Tim nasional Meksiko U17. Diluar itu ada juga ketetapan 20/11 di Liga Meksiko yang memandang perlu kesebelasan-kesebelasan Meksiko buat permainkan banyak pemain muda.
Ketetapan 20/11 memandang perlu apabila pemain berumur 20 tahun 11 bulan ataupun kurang buat main sekurang-kurangnya 1.000 menit buat tiap-tiap kesebelasan tiap-tiap musimnya. Apabila kesebelasan gak penuhi itu, mereka bakal dikurangkan tiga point.
Sejumlah pemain muda Meksiko melesat sebab ketetapan ini, salah satunya Guardado, Javier "Chicharito" Hernández, serta Héctor Moreno.
"Jadi saya selalu promo [ke klub senior] bukan dikarenakan saya melaksanakan sejumlah hal istimewa di dalam lapangan, namun sebab dua [alasan] tekhnis ini," tuturnya.
Guardado menjalankan karir di klub senior Atlas sebab dua perihal itu. Dia menjalankan karir pun sebab lagi main-main pemanasan, setelah itu satu Togel Hari Ini diantara pemain yang berposisi di sayap kiri—posisi alami Guardado— merasakan luka. Sekian bulan kemudian, dia disebut ke Tim nasional Senior Meksiko.
Waktu menjalankan Piala Dunia 2006 di Jerman, Guardado gak memikir apabila dia bakal main. "Saya gak miliki impian main. Iya, kan? Saya dari sana buat belajar. Efektif saya dari sana selaku fan. Tidak mungkin saya main," tuturnya.
Akan tetapi Kepala Pelatih Meksiko ketika itu, Ricardo La Volpe, diketahui selaku pelatih hilang ingatan. La Volpe tidak memberinya arahan apapun pada Guardado. Dia tidak membawa mengobrol betul-betul, sampai di waktu latihan. Guardado pun tidak main sejauh tiga kompetisi di sesi kelompok.
"Akan tetapi setelah itu, sebelumnya kompetisi sesi 16 besar kami menentang Argentina, kami mendengarkannya mengatakan beberapa nama starter. Saya, sich, gak melihat, jujur saja. Akan tetapi mendadak saya mendengarkannya."
"Saya gak yakin. Saya ajukan pertanyaan pada orang di sebelahku apabila dia (La Volpe) sungguh-sungguh mengatakan namaku. Nyatanya dia sungguh-sungguh mengatakan [nama] saya. Di bis klub, saya mengontak ayahku, setelah itu berbisik: ayah, ayah, ayah... saya bakal main..."
Tanggapan ayahnya, pada umumnya: "Ah, tak boleh ngibul. Tidak mungkin kamu main!"
Selanjutnya dia masuk ke lapangan yang serupa dengan banyak pemain Meksiko serta banyak pemain Argentina seperti Juan Román Riquelme, Javier Saviola, serta Hernán Crespo. "Lionel Messi saja ada pada bench," tuturnya.
.jpg)